Ancam Sebarkan Foto Tanpa Busana, Sejumlah Wanita Jadi Korban Pemerasan Pemuda Pasir Putih Ini, Begini Modusnya

IMCNews.ID, Jambi - Seorang pemuda berinisial R (24) diamankan polisi karena melakukan pemerasan dengan modus video call seks (VCS) dengan korbannya. Sejumlah wanita sudah menjadi korbannya. 

Modus dari tersangka adalah mengancam korban dengan menyebut akan menyebarkan foto tanpa busana korbannya yang dia screenshot ketika melakukan vcs jika tak menuruti kemauannya. 

Pelaku R yang merupakan warga Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi melancarkan aksinya melalui aplikasi jejaring sosial Line. Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Suhardi  Hary Haryanto menjelaskan, setelah menemukan target, pelaku intens berkomunikasi dengan korban hingga mengarah pada aksi cabul. Dia lalu mengarahkan korbannya agar melepaskan pakaian.

BACA JUGA : Dua Truk Bermuatan Kayu Diduga Hasil Pembalakan Liar Diamankan Polda Jambi

"Jadi dia chating dulu. Setelah itu, dia ajak video call dan meminta korban untuk melepas pakaiannya. Setelah berhasil, dia langsung screnshoot dengan posisi korban telanjang dada," kata Suhery. 
           
Menurut Hary, setelah mendapatkan screnshot foto korban, pelaku R meminta korbannya untuk memperlihatkan bagian intim. Tersangka mengancam akan menyebarluaskan foto yang telah dia screenshot, jika korban tidak menuruti permintaanya.

Lebih lanjut, Hary mengatakan, setelah dilakukan penyelidikan lebih dalam, pelaku ternyata telah sering menjalankan aksi cabulnya tersebut terhadap sejumlah wanita. Korban rata rata dia dapati melalui media sosial dengan modus yang serupa.

"Jadi setelah kita selidiki lagi, ternyata korbannya sudah banyak. Ada kurang lebih 5 orang. Semua data korban kita dapati dari handphone pelaku," tambahnya.
            
Dia menjelaskan, ketika memeriksa handphone pelaku, petugas menemukan sejumlah percakapan pelaku dengan wanita-wanita lainnya yang telah menjadi korbannya. Pelaku juga menggunakan modus yang sama. 

"Dari handphone pelaku, petugas menemukan sejumlah foto-foto korban wanitanya tanpa menggunakan busana," ujarnya.
            
Hingga saat ini, baru satu pelapor yang datang ke Polresta Jambi. Hary mengingatkan masyarakat, terutama perempuan yang aktif menggunakan media sosial untuk lebih berhati-hati terhadap orang yang baru dikenal. 

"Yang baru melapor satu orang, berinisial AP. Jadi, saya imbau, untuk korban-korban lainnya, segera melapor ke polresta. Jangan malu atau takut. Identitas korban pasti kita lindungi, supaya tidak ada kejadian-kejadian serupa lagi," katanya.
           
 Kasubnit Unit Lidi II Tipidter Satreskrim Polresta Jambi, Ipda Junaidi, menambahkan untuk korban AP, pelaku juga sempat mencoba melakukan pemerasan dengan meminta sejumlah uang.

"Dia juga sempat meminta uang kepada korban AP, tapi belum sempat menyebut nominal atau jumlah yang dia minta," terangnya.

Dari tangan tersangka, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa, sebuah pakaian dalam korban, satu buah daster milik korban dan satu unit handphone merek vivo milik pelaku. Atas perbuatannya,  pelaku dikenakan pasal 29 Jo pasal 4 ayat 1 atau pasal 32 Jo pasal 27 ayat 1 UU No. 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU No. 11 Tahun 2018 tentang ITE, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. (*/IMC01)