Hukum

Akui Beri Rp500 Juta, Hendry Attan Sudah Dapat Proyek Sejak 2016

Januari 14, 2020 08:48
Para kontraktor yang dihadirkan sebagai saksi. (IMCNews.ID)
Para kontraktor yang dihadirkan sebagai saksi. (IMCNews.ID)

IMCNews.ID, Jambi - Salah satu saksi, kontraktor yang hadir dalam sidang dengan terdakwa Effendi Hatta, Zainal Abidin dan Muhamadiyah hari ini, Selasa (14/1/2020) adalah Hendry Attan alias Ateng. 

Sebelumnya, Ateng tak hadir dalam persidangan dalam kasus yang sama dengan terdakwa Supardi Nurzain, Gusrizal, dan Elhelwi. 

Ateng mengakui mendapat paket proyek sejak tahun 2016. Yang mana pada tahun 2016 dia dapatkan 6 paket, 4 dari Dinas PUPR dan 2 dari Dinas Pendidikan Provinsi Jambi. Namun, pada 2017 dia hanya mendapat satu paket. 

Masih pengakuan Ateng, dirinya kenal dengan Dodi Irawan, mantan Kepala Dinas PUPR lewat Alfayudi. Sebelumnya memang ada permintaan fee 7 persen dari proyek yang didapat. Namun permintaan tersebut tidak disanggupi.

"Kenapa cuma satu 2017 karena permintaan persen cukup besar. Pihak PU mengatakan banyak kebutuhan, jadi saya berikan uang sebesar 500 juta ke Imaduddin ke Showroom mobil. Staf saya yang antarkan uang tersebut," katanya. (IMC01) 

Reporter: Rano