150 KK Diungsikan Usai Serangan Menewaskan Satu Keluarga

150 KK Diungsikan Usai Serangan Menewaskan Satu Keluarga
Ilustrasi - Beberapa pengojek berjuang menembus jalan setapak dan licin di dalam hutan untuk mengangkut barang-barang dari Desa Tongoa ke Manggalapi, Sabtu (9/6). (ist)

IMCNews.ID – Penyeragan yang menewaskan satu keluarga di Desa Lemban Tongoa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah oleh sekelompok orang tak dikenal, Jumat (27/11/2020) masih menyisakan ketakutan.

Usai kejadian tersebut, sebanyak 150 kepala keluarga di Desa itu diungsikan. Kepala Desa Lemban Tongoa, Deki Basalulu, Sabtu (28/11/2020), menjelaskan. mereka yang mengungsi itu bermukim dekat lokasi kejadian penyerangan.

''Saat ini aman, semua warga di lokasi sudah diungsikan ke daerah yang ramai penduduk,'' katanya.

Berdasarkan keterangan saksi mata, kata Deki, pelaku yang melakukan penyerangan itu berjumlah enam orang.

''Warga ada yang lihat. Namun, sampai sekarang belum didapat, ada enam orang,'' katanya.

Ia berharap kepada masyarakat, khususnya Lemban Tongoa, jangan mudah terprovokasi ketika menerima informasi di media sosial yang kontennya tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

''Kami aman. Saya tidak suruh warga untuk meng-upload di media sosial. Saya berharap tidak ada yang terprovokasi,'' tegasnya.

Sebelumnya, salah satu wilayah Desa Lemban Tongoa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, diserang oleh sekelompok orang tak dikenal pada hari Jumat (27/11/2020).

Akibat kejadian itu, sejumlah rumah warga terbakar dan empat orang warga yang diketahui merupakan satu keluarga meninggal dunia. (IMC01/ant)