1.311 Orang Keliru Dinyatakan Positif Covid-19 Akibat Kesalahan Tes

1.311 Orang Keliru Dinyatakan Positif Covid-19 Akibat Kesalahan Tes
Ilustrasi.(ist)

IMCNews.ID, Bengaluru - Kesalahan tes mengakibatkan lebih dari 1.300 orang keliru dinyatakan positif covid-19. Kesalahan tes itu terjadi di sebuah laboratorium milik pemerintah Inggris, NHS Test and Trace, menurut keterangan Departemen Kesehatan dan Perlindungan Sosial, Sabtu (28/11/2020).

"NHS Test and Trace telah menghubungi 1.311 orang yang keliru diberitahu bahwa hasil uji covid-19 mereka, yang diambil pada 19-23 November, adalah positif," kata juru bicara departemen, dalam sebuah pernyataan.

"Masalah yang terjadi pada zat kimia untuk pengujian dalam satu kelompok waktu itu berarti bahwa hasil tes tersebut batal. Langkah cepat sudah dilakukan dengan pemberitahuan kepada mereka, dan mereka diminta tes ulang, serta melanjutkan isolasi mandiri jika memang mengalami gejala," kata dia menambahkan.

Lebih lanjut disebutkan bahwa kesalahan laboratorium tersebut merupakan "kecelakaan tunggal" dan sedang diselidiki. Pemerintah Inggris sebelumnya mengumumkan tambahan 7 miliar poundsterling (setara Rp131 triliun) untuk sistem pengujian dan penelusuran kontak COVID-19 sebagai bagian dari program lanjutan pengujian massal.

Sistem NHS Test and Trace telah mendapat banyak kritik setelah terjadi serangkaian kesalahan sejak pertama diluncurkan pada awal tahun ini, dan para menteri mengakui bahwa kinerja sistem itu tidak sebagus yang diharapkan. (IMC01/ant)