Hukum

Yansen Kwok Tewas Bersimbah Darah Dengan Luka Tusuk

Mar 14, 2019
Keluarga korban menceritakan kronologis penusukan yang dialami korban hingga tewas. (Mario/IMCNews.ID)
Keluarga korban menceritakan kronologis penusukan yang dialami korban hingga tewas. (Mario/IMCNews.ID)

IMCNews.ID, Jambi - Warga Tanjung Pinang bernama Yansen Kwok tewas bersimbah darah dengan beberapa luka tusuk. Dia diduga ditikam oleh terduga, Steven Lim. 

Kejadian ini yang bermula pada Rabu (27/2/2019) lalu.  Indra, yang merupakan adik korban menceritakan kronologis kejadian nahas tersebut kepada awak media, Rabu (13/3/2019) di kediamannya, di Jalan Zainal Abidin, No 22, Rt 14, Tanjung Pinang, Kota Jambi.

"Jadi cerita awalnya masalah parkiran motor. Parkiran motor itu diparkirnya di pagar mati di samping rumah saya. Pagar mati itu memang milik tetangga sebelah tapi kita sudah diizinin untuk parkir disitu," ujarnya.

Saat kejadian, katanya, terduga pelaku hendak mengeluarkan mobilnya. Namun terhalang oleh motor korban.

"Dia (terduga pelaku) minta masukin motor dan sudah dimasukin oleh karyawan kita. Namun dia masih tegak disitu dan ditegur sama kaka  saya (korban) dan mengataknlan "kan masalahnya sudah selesai, ngapain masih disitu". Terus dia (terduga pelaku) bilang "yaudah masuk la lagi situ". Kemudian kakak saya masuk," ungkapnya.

Tak lama, korban mendatangi rumah tetangganya tersebut bermaksud mempertanyakan siapa terduga pelaku tersebut. 

"Saat itu kakak saya ingin konfirmasi ke sebelah, karena kita kenal baik dengan tetangga sebelah jadi kakak saya mau menanyakan siapa si pelaku ini. Namun ternyata pelaku masih ada disana dan tak berselang berapa lama pelaku langsung menusuk di bagian sebelah dadanya dua kali tusukan," terangnya. 

"Sampai di depan parkiran sini ditusuknya lagi, dan terus mau menusuk ke daerah jantung lalu ditepis oleh kakak saya sehingga kena tanggannya. Lalau kakak saya lari menuju rumah kakek dan akhirnya dilarikan kerumah sakit," lanjutnya.

Setelah kejadian penusukan itu, terduga pelaku lantas melarikan diri kembali ke dalam ruko milik tetangganya dan dikejar oleh warga. 

Tak lama polisi datang ke lokasi. Pelaku lantas diamankan ke Polresta Jambi. Korban mengalami empat luka tusukan, tiga di dada dan satu di tangan.

Meski sempat mendapatkan perawatan, namun akhirnya korban meninggal dunia. 

"Kalau saya sih maunya keadilan ya bang, karena kitakan sudah kehilangan. Ya seadil-adilnya lah gitu," harapnya. 

Menurut keterangan keluarga korban, saat ini pelaku sudah ditahan oleh pihak kepolisian. Namun, keluarga korban mengaku mendapatkan ancaman dari pihak keluarga pelaku.

"Dia (keluarga pelaku) datang marah-marah sama saya, dia bilang kamu, kamu istrinya ya. Kamu yang bilang kalau kami dari keluarga ngak ada itikat baik ya, pokoknya ini tanggal 3 berkas sudah naik. Kalau berkas sudah naik, saya ngak bisa ngomong apa-apa lagi kata dia," jelas istri korban. 

"Karena dana saya sudah fokus untuk kebebasan anak saya kata dia, maksud saya kalau anak saya sudah bebas kata dia terserah nanti suami kamu mau diapain mau dibawa kemana, biaya semua kami tanggung kata dia," tambahnya. (IMC01) 

Reporter : Mario Dwi Kurnia