Hukum

WNA Penyelundup Baby Lobster dan Tujuh Tersangka Lain Dilimpahkan ke Jaksa

Jun 12, 2019
Para tersangka saat dilimpahkan kepada Jaksa Penuntut Umum Kejari Jambi. (ist)
Para tersangka saat dilimpahkan kepada Jaksa Penuntut Umum Kejari Jambi. (ist)

IMCNews.ID, Jambi – Berkas perkara Warga Negera Asing (WNA) Tiongkok, Kong Hui Ping serta tujuh tersangka lainnya dalam kasus penyelundupan baby lobster telah dinyatakan lengkap oleh pihak penyidik Ditpolairud Polda Jambi.

Para tersangka dan barang bukti, Rabu (12/6/2019) telah dilimpahkan tahap dua kepada Jaksa Penuntut Umum Kejari Jambi.

Kasi Penkum Kejati Tinggi Jambi, Lexy Fatharani menyampaikan, bahwa pihaknya sudah menujuk Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang akan menangani perkara tersebut. Di antaranya, Victoris Parlaungan Purba dan Donnel Haratua Sitinjak.

Para tersangka yang dilimpahkan yakni, Lucky alias Hong Cai, Ramlan Sapta Utomo Sabirin, Herman, Zainuri, Purnama Andika Putra, Sabirin, dan Ansori As.

Mereka dikenakan pasal 88 jo pasal 16 ayat (1) jo pasal 100 jo pasal 7 ayat (1) UU RI Nomor 45 tahun 2009 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan, dengan ancaman penjara paling lama 6 tahun dan denda sebesar Rp 1 miliar.

Terdakwa Kong Hui Ping, kata Lexy, juga disangkakan melanggar pasal 88 jo pasal 16 ayat (1) jo pasal 100 jo pasal 7 ayat (1) UU RI Nomor 45 tahun 2009 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan jo pasal 55, 56 KUHPidana. 

“Ya saat ini mereka sudah kita titipkan di Lapas Jambi, menjelang kita limpahkan ke Pengadilan,” sebut Lexy.

Selain itu, Lexy menguraikan, barang bukti yang dilampahkan yakni, 81. 000 benih lobster jenis pasir, buku paspor Kong Huiping, Hp Merk Xiaomi Mi 8, buku tabungan BCA atas nama Ating Martini, dompet berisi 23 kartu ATM, buku catatan warna merah, satu pompa air merek resun LP4D, dua tabung oksigen, dua galon air, satu pompa celup merek amara, dua pompa celup merek, satu mesin pompa air merek national, tiga plastik sealer merek pioline, satu pompa celup merek SP 1000, dan satu buah kolam penampungan. (IMC01)