Warga Lima Desa Bentrok dengan Pekerja Tambang Batu Bara di Bungo

Warga Lima Desa Bentrok dengan Pekerja Tambang Batu Bara di Bungo
Suasana di lokasi kejadian. (ist)

IMCNews.ID, Muaro Bungo - Ratusan warga lima desa di Kecamatan Muko Muko Bathin VII, Kabupaten Muaro Bungo bentrok dengan pekerja tambang batu bara PT Karya Bunga Pantai Ceria (KBPC). 

Bentrokan pecah, Kamis (1/4/2021) siang lalu sekitar pukul 14.00 Wib. Pemicunya, warga memblokir jalan menuju tambang dengan portal.

Kemudian, sekitar pukul 17.00 WIB, beberapa mobil truk tronton bermerek PT KBPC bermuatan masa datang dengan kecepatan tinggi dari arah tambang melewati Desa Dusun Baru Pusat Jalo. Mobil itu menabrak portal yang dibuat warga.

BACA JUGA : Tingkat Inflasi Bungo dan Kota Jambi Tertinggi di Sumatera

Beberapa kendaraan angkutan batu bara yang ditinggalkan sopir menjadi bulan-bulanan massa dari desa. Bentrokan baru bisa diredam setelah aparat keamanan dari Polres Tebo dan Kodim 0426 Bute tiba di lokasi.
 
Kapolres Bungo AKBP Mokhamad Lutfi menjelaskan, ada sebagian warga masyarakat memasang portal. Mereka mengklaim bahwa itu lahan mereka. Kemudian melalui langkah-langkah negosiasi, datang dari pihak PT KBPC. Mereka juga mengklaim mempunyai hak atas lahan tersebut.

‘’Namun  kejadian tersebut bisa kita antisipasi pukul 19.30 Wib. Saya bersama dengan tim berhasil mengamankan situasi," kata Lutfi.

Dia mempersilahkan kedua belah pihak melapor sesuai aturan yang berlaku untuk menentukan hak mereka. Dandim 0416/Bute, Letkol Inf Arianto Maskare Subagio mengatakan, pihaknya membantu kepolisan mengamankan lokasi agar tidak terjadi bentrok susulan. 

‘’Kita menyarankan masalah ini diselesaikan sesuai jalur hukum untuk menentukan hak yang sebenarnya melalui pengadilan negeri," imbuhnya. (*)