Uang di Rekening Bisa Hilang, Nasabah Harus Rutin Cek Saldo

Uang di Rekening Bisa Hilang, Nasabah Harus Rutin Cek Saldo
Sumber Foto: Kompas.com, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto meminta NH (37) dan AS (42) yang merupakan mantan teller bank untuk bertobat setelah mencuri uang nasabah, saat konferensi pers di Mapolda Riau di Jalan Pattimura, Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (30/3/2021). (ist)

IMCNews.ID - Kejadian pencurian uang nasabah yang dilakukan oleh dua orang oknum teller bank cukup menjadi perhatian pekan ini. Peristiwa ini terjadi di Bank Riau-Kepri Cabang Rokan Hulu (Rohul) di Provinsi Riau. 

Bahkan, tiga orang nasabah dikuras isi tabungannya dengan  kerugian mencapai kurang lebih Rp 1,3 Miliar. Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto, pekerja bank memiliki potensi melakukan kejahatan.

"Kami mengingatkan kepada para nasabah bahwa pekerja bank memiliki potensi melakukan kejahatan, bisa mencuri uang nasabah," kata Sunarto seperti dilansir dari Kompas.com, Kamis (1/4/2021).

Dia menyarankan agar nasabah lebih sering mengecek saldo rekening agar tak menjadi korban kejahatan ini. Pasalnya, dalam kejadian di Riau itu, ketiga korban sangat jarang mengecek saldonya sejak awal menabung.

"Masyarakat harus aktif mengontorol saldonya," imbuhnya. 

BACA JUGA : Syaiful Bunuh Istri, Jasadnya Ditemukan Sang Anak di Bak Mandi

Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau mengungkap kasus tindak pidana perbankan yang dilakukan oknum pegawai bank plat merah, yakni Bank Riau-Kepri (BRK) Cabang Rokan Hulu (Rohul) di Provinsi Riau.

Dalam kasus ini, polisi menangkap sepasang pelaku, berinisial NH (37) dan AS (42). Mereka berdua mencuri uang nasabah dengan total Rp 1,3 miliar lebih.

"Kedua pelaku mantan pegawai salah satu bank milik pemerintah (BRK). Waktu itu, tersangka NH sebagai teller, sedangkan AS head teller. Mereka menggelapkan uang tabungan nasabah," ungkap Sunarto.

Kasus pencurian uang nasabah bank itu terungkap setelah polisi menerima laporan pada 16 Maret 2021 lalu. Akibat jarang cek saldo rekening, nasabah kaget tabungan Rp 1,2 M jadi Rp 9 juta. 

Ternyata hal yang sama juga dialami anak kandung Rosmaniar, Hothasari Nasution dan seorang warga bernama Hasimah.

Hotnasari mengalami kerugian Rp 133 juta, sedangkan Hasimah Rp 41.995.000. Total kerugian nasabah sekitar Rp 1,3 miliar. (*)