Tiga Pengedar Sabu Terkepung Dalam Penggerebekan di Lebak Bandung

Tiga Pengedar Sabu Terkepung Dalam Penggerebekan di Lebak Bandung
Petugas BNN Kota Jambi usai menangkap tiga pelaku pengedar sabu-sabu yang digiring ke kantor BNN. (ist)

IMCNews.ID, Jambi - Tiga pria yang diduga menjadi pengedar narkotika jenis sabu di Kota ajambi takbis  berkutik ketika petugas dari Badan Narkotika  Nasional (BNN) Kota Jambi menggerebek markasnya di lorong Laba-Laba, RT 18, Kelurahan Lebak Bandung, Kecamatan Jelutung, Senin (16/11/2020). 

Tiga pria ini sempat berusaha melawan dengan melempar timbangan digital ke petugas dan berusaha melarikan diri. Namun usaha itu gagal karena petugas telah mengepung tempat mereka itu. 

"Mereka berusaha melawan dan berupaya kabur. Tapi sudah kita kepung," kata Kepala BNN Kota Jambi, Agus Setiawan. 

Ketiga pelaku yang diamankan tersebut yakni Yoeanes Alias Anes (42) Warga Lorong Laba-Laba RT 18, Kelurahan Lebak Bandung, Kecamatan Jelutung, Erik Saputra Als Erik (35) Warga Jalan Slamet Riyadi, Lorong Skip 2, Kelurahan Solok Sipin, Kecamatan Danau Sipin dan Dedi Ifantri alias Dedi (34), warga Kasang dalam Pall 2, Kelurahan kasang Jaya, Kecamatan Jambi Timur.

BACA JUGA : Ojol Ini Tak Tahu Isi Barang yang Diantarkan, Kaget Saat Digeledah Polisi

Menurutnya, awalnya pada Jumat lalu anggota BNN menerima informasi bahwa di daerah Lorong Laba-laba sering terjadi transaksi narkotika. Petugas kemudian langsung melakukan penyelidikan.

Sekitar pukul 14.00 WIB penggerebekan dilakukan. Di dalam rumah tersebut sudah ada ketiga pelaku yang sedang membereskan barang barang mereka untuk disembunyikan.

Saat akan masuk, pelaku Yoeanes melempar timbangan ke arah anggotanya. "Kita langsung melakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap para pelaku yang disaksikan oleh ketua RT 18," ungkapnya. 

Pihaknya berhasil menemukan satu bungkus plastik klip bening dengan berat 10 gram, yang berada di samping rumah pelaku yang sudah dibuang. Dari para tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti, satu bungkus plastik klip bening yang berisi sabu dengan berat kotor 10 gram, satu timbangan digital warna hitam merk pocket scale, satu oppo warna biru dan satu xiomi warna pink.

Atas perbuatan yang dilakukan oleh ketiga pelaku, dikenakan Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (IMC01)