Hukum

Terungkap di Persidangan, Begini Cara Rudi Cs Olah Minyak Mentah Jadi BBM Ilegal

Jul 11, 2019 07:22
Tiga terdakwa pengolah minyak mentah menjadi BBM ilegal saat menjalani persidangan. (ist)
Tiga terdakwa pengolah minyak mentah menjadi BBM ilegal saat menjalani persidangan. (ist)

IMCNews.ID, Jambi - Tiga pelaku pengolahan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal di Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, kini harus menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jambi.

Ketiga pelaku mengolah minyak mentah untuk dijadikan BBM jenis bensin, minyak tanah dan solar secara ilegal. Ketiganya yakni Rudi Effendi, Mat Rifai dan Aris Ahmad.

Mereka dinyatakan terbukti melakukan perbuatan memalsukan BBM dan gas bumi dan hasil olahan yang dipasarkan di dalam negeri, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. 

"Terlebih hal tersebut tidak memenuhi standar dan mutu yang ditetapkan pemerintah," kata Jaksa Teti, Kamis (11/7/2019).

Di hadapan majelis hakim yang dipimpin Yandri Roni, para terdakwa mengaku pengolahan minyak tersebut dilakukan di suatu tempat, dengan cara dipanaskan dengan menggunakan api melalui pipa besi, yang dihubungkan dengan kipas blower.

Setelah dipanaskan selama 1 jam, pipa mengeluarkan minyak jenis bensin. Selanjutnya pada 5 jam kemudian pipa mengeluarkan minyak tanah, dan 4 jam kemudian pipa mengeluarkan solar. 

"Kami sudah biasa melakukan pengolahan minyak ini karena masyarakat sana sudah biasa seperti ini yang mulia," kata terdakwa menjawab pertanyaan hakim. 

Kegiatan ilegal tersebut terhenti setelah diketahui anggota kepolisian Polda Jambi dan langsung melakukan penangkapan terhadap. Perbuatan terdakwa diatur dan diancam pidana dalam dalam pasal 54 Junto, Pasal 28 ayat (1) UU RI Nomor 22 tahun 2001 tentang migas Junto, Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana. (IMC01)