Teriakan Dua Bocah dari Dalam Kamar Kagetkan Paman, Seorang Pemuda Keluar dengan Santai Lalu Kabur

Teriakan Dua Bocah dari Dalam Kamar Kagetkan Paman, Seorang Pemuda Keluar dengan Santai Lalu Kabur
Ilustrasi. (ist)

IMCNews.ID - Teriakan bocah dari dalam kamar mengagetkan pamannya. Ternyata dua bocah itu baru saja dicabuli oleh FD (32), pria yang sudah berumah tangga. 

FD merupakan orang terdekat keluarga kedua anak perempuan tersebut. Pada saat kejadian, FD masuk ke kamar tempat kedua anak tersebut sedang tidur. FD mengunci pintu kamar dari dalam.

"FD diduga mencabuli dua anak tersebut di kamar tersebut. FD sempat memberi uang Rp2.000 kepada seorang korban untuk jajan. Setelah jajan, anak tersebut masuk kembali dan FD kembali mengunci kamar," kata Kapolres Aceh Barat Daya AKBP M Nasution melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal AKP Ethan Dasmi, Rabu (18/11/2020).

Di kamar tersebut, kata AKP Erjan Dasmi, FD diduga kembali mencabuli korban hingga berteriak kesakitan. Teriakan tersebut didengar paman korban.

BACA JUGA : Nekat Gadai Motor dan Handphone Kekasih, Vella Dilaporkan Calon Mertua

Paman korban sempat bertanya kepada FD yang keluar kamar. FD menjawab korban mengigau. Setelah itu, FD langsung meninggalkan rumah tersebut.

BACA JUGA : Gara-Gara Rp100 Ribu, Lima Bocah Dicabuli di Warnet, Warga Ramai Kepung Rumahnya

"Setelah FD pergi, korban menceritakan peristiwa tersebut kepada paman dan ibu mereka. Selanjutnya, ibu anak tersebut melaporkan ke Polres Aceh Barat Daya," jelasnya. 

"Pelaku FD ditangkap di Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Senin (16/11)," sambungnya.

Aksi pencabulan itu diduga dilakukan tersangka di sebuah rumah di Kuala Batee pada Minggu 4 Oktober 2020. AKP Erjan Dasmi menyebutkan petugas menemukan narkoba jenis sabu-sabu dalam dompet saat menangkap FD. Polisi juga menjerat FD dengan perkara penyalahgunaan narkoba.

"Kini, FD ditahan di sel Polres Aceh Barat Daya guna penyidikan lebih lanjut. Sedangkan untuk kasus narkoba, kami sudah melimpahkan perkaranya ke Satuan Narkoba Polres Aceh Barat Daya," tegasnya. (IMC01)