Sidang Pembuktian di MK Tak Disiarkan Langsung, Ini Alasannya

Sidang Pembuktian di MK Tak Disiarkan Langsung, Ini Alasannya
ilustrasi Gedung MK. (ist)

IMCNews.ID - Sidang lanjutan sengketa hasil Pilgub Kalimantan Selatan (Kalsel) digelar Mahkamah Konstitusi (MK), Senin (22/2/2021) sekitar pukul 08.00 WIB. Agendanya pembuktian (pemeriksaan saksi dan/atau ahli) secara daring serta penyerahan alat-alat bukti tambahan di persidangan. 

Namun sidang perkara dengan nomor 124/PHP.GUB-XIX/2021 tentang Perselisihan Hasil Pemilihan Gubernur Kalimantan Selatan Tahun 2020 itu tak disiarkan secara langsung meski dilakukan secara virtual. 

Alasannya, untuk kerahasiaan. Saat pemeriksaan saksi atau ahli salah satu pihak, maka saksi atau ahli pihak lain tidak diperbolehkan menyaksikan persidangan tersebut. Namun demikian, hasil persidangan akan tetap diunggah melalui kanal YouTube MK. 

“Meski tidak disebutkan dalam putusan sela, namun Kalsel memenuhi syarat ambang batas sehingga lanjut pada proses pemeriksaan saksi dan ahli,” kata Ketua KPU Kalsel Sarmuji dikutip dari apahabar.com.

BACA JUGA : Besok, Gugatan CE-Ratu di MK Masuk Babak Baru

Pihaknya sudah mengajukan alat bukti dan selanjutnya akan membawa sejumlah saksi. Gugatan ini dilayangkan oleh H Denny Indrayana-Difriadi Darjat (H2D). 

“Tidak ada putusan sela, maka otomatis perkara akan berlanjut ke acara pembuktian,” kata ucap Denny Indrayana kepada apahabar.com.

Profesor Hukum dari Universitas Gadjah Mada ini menegaskan, sejak awal pihaknya sangat optimistis dengan gugatan tersebut. 

“Sejak awal kami memang optimis, kami selalu berkeyakinan gugatan kami akan dimenangkan. Integritas selalu yang utama, kecurangan tidak boleh dimenangkan,” tandasnya. (*)