Seorang Penambang PETI di Bungo Dikabarkan Tewas Tertimbun Longsor

Seorang Penambang PETI di Bungo Dikabarkan Tewas Tertimbun Longsor
Lokasi yang kabarnya tempat korban tertimbun longsor. (ist)

IMCNews.ID, Bungo - Seorang Pekerja Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Bungo dikabarkan tewas tertimbun longsor tebing tempat mereka melakukan aktivitas tersebut, Senin (23/11/2020) lalu. 

Informasinya, korban tertimbun longsoran tebing saat melakukan aktivitas di lokasi milik PT. Persada Harapan Kahuripan (PHK). 

Pjs Kades Tuo ilir, Jamzuri, mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar tengah hari. Dia membenarkan lokasi kejadian berada dalam areal PT PHK (makin grup).

"Saya juga mendapat kabar kejadian itu, saya lagi di Jambi. Ceritanya orang itu sedang Dompeng disitu terus ketimbun tanah, kejadian meninggal sekitar jam dua siang tadi. Saya dengar informasi, malam ini korban belum dimakamkan, masih dirumah duka,” kata Jamzuri dikutip dari Narasi Jurnal. 

Sebelumnya, sudah ada tiga korban tewas di lokasi yang sama. Pelaku penambang melakukan aktivitas di dalam areal lahan perkebunan kelapa sawit koperasi tani muda, yang merupakan mitra PT PHK. 

BACA JUGA : Pimpinan KPK Ingatkan Pengaruh "Cukong" Pilkada Memicu Terjadinya Korupsi Kepala Daerah

"Ada dua lokasi tempat beroperasinya dompeng daratnya. Itu ada didaerah pematang kapuk dan sungai badak. Akibat dompeng darat itu juga pohon kelapa sawit anggota koperasi Tunas Muda bertumbangan. Sejauh ini belum nampak tindakan dari pihak terkait dengan beroperasinya PETI disitu, sampai terjadinya korban meninggal disana,” sebut warga di lokasi. 

Namun belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian, terkait adanya PETI yang beroperasi di lokasi itu berada di areal PT. PHK (Makin). Yang sebelumnya, juga telah memakan korban jiwa. (*)