Berita Jambi

Ratusan Pejabat Pemprov Jambi Direshuffle Besok, Siapa Nonjob?

Feb 19, 2019
Kepala BKD Provinsi Jambi Husairi. (Mario/IMCNews.ID)
Kepala BKD Provinsi Jambi Husairi. (Mario/IMCNews.ID)

IMCNews.ID, Jambi - Fachrori Umar langsung merombak kabinetnya usai dilantik oleh Presiden RI, Joko Widodo sebagai Gubernur Jambi defenitif sisa masa jabatan 2016-2021.

Reshuffle rencananya akan dilaksanakan besok, Rabu (20/2/2019). Ada ratusan pejabat eselon III dan IV yang akan dirombak.

 

"Oh iya, memang hasil rapat Baperjakat sudah selesai. Hasilnya itu sudah diteruskan ke pak Gubernur, dari pak Gubernur juga sudah turun dan segera akan kita lantik. Kalau tidak ada halangan insya Allah besok (Rabu)," ujar Kepala Badan Kepagawaian Daerah (BKD) Provinsi Jambi Husairi, Selasa (18/2/2019).

Soal jumlahnya, Husairi enggan buka-bukaan. Dia hanya menerangkan, bahwa akan ada banyak pejabat yang direshuffle.

"Jadi memang banyak. Banyak itu gini karenakan ada struktural baru. Pembentukan UPTD baru, itu yang pertama. UPTD itukan banyak itu tu sekitar 20 an," katanya

"Misalnya di Disnaker, itu aja tiga UPTD, belum lagi di pemberdayaan perempuan, terus Bakeuda, itu seluruhnya dilantik ulang, artinya pengukuhan namanya karena struktural baru. Jadi UPTD-UPTD Samsat Merangin, Samsat Kerinci itu dilantik ulang pejabatnya, ada yang tetap, ada rotasi, karena rotasi itulah perputaran jadi ramai jadinya," lanjutnya.

Dia juga mengaku, bahwa akan ada beberapa pejabat yang dinonjobkan. Namun soal ini dia juga tak menerangkan identitas dan posisi jabatannya. Dia hanya menerangkan, bahwa penonjoban itu usulan dari Kepala OPD yang bersangkutan. 

"Insyaallah kalau nonjob ya mungkin ada satu dua, itupun karena usulan dari kepala dinasnya dengan catatannya mereka tidak aktif bekerja. Ada dilampirkan absensinya, terus ada juga yang mundur karena mungkin menyangkut kesehatan. Ada juga ingin kembali kejabatan semula yaitu jabatan fungsional tertentu," jelasnya.

Ditanya apakah ratusan orang yag akan dilantik besok, dia membenarkan. "Ya ada," ungkapnya. (IMC01)

Reporter : Mario Dwi Kurnia