Pengembangan Bandara Kerinci Terkendala Lahan, Bakri: Harusnya 2022 Sudah Didarati Garuda

Pengembangan Bandara Kerinci Terkendala Lahan, Bakri: Harusnya 2022 Sudah Didarati Garuda
Bandara Depati Parbo Kerinci. (Sumber foto internet)

IMCNews.ID, Jambi - Anggota DPR RI daerah pemilihan Provinsi Jambi, A Bakri mengatakan pada tahun 2022 seharusnya Bandara Depati Parbo di Kabupaten Kerinci sudah bisa didarati oleh maskapai Penerbangan Garuda dari Bandara Soekarno Hatta, Jakarta.

"Target di tahun 2022 Bandara Depati Parbo Kerinci sudah didarati Garuda, saat itu seharusnya nama bandara Kerinci terdengar dan tercantum di jadwal penerbangan Bandara Soekarno Hatta," kata Anggota Komisi V DPR RI dari fraksi PAN itu. 

Ungkapan kekecewaan tersebut disampaikan A Bakri karena pengembangan Bandara Depati Parbo, Kerinci tersebut masih terkendala pembebasan lahan.

BACA JUGA : Larangan Mudik, Pemprov Jambi Tegaskan Penjagaan Ketat

Dijelaskan A Bakri Pemerintah telah mengalokasikan dana yang bersumber dari APBN untuk pengembangan bandara di Kabupaten Kerinci. Sejak tahun 2020 pengembangan bandara tersebut telah dimulai, namun pengembangan bandara tersebut terkendala pembebasan lahan yang hingga saat ini belum tuntas.

"Harapan kita permasalahan lahan ini dapat diselesaikan Pemkab Kerinci secepatnya agar pengembangan bandara dapat berjalan sesuai dengan target," kata A Bakri.

Sementara itu, Wakil Bupati Kerinci Ami Taher mengatakan pada tahun 2020 pembebasan lahan untuk pengembangan bandara di Kabupaten Kerinci telah direalisasikan. Dimana pembebasan lahan yang dimaksud di peruntukan untuk areal jalan menuju apron.

"Kita belum sempat klarifikasi dengan A Bakri, untuk lahan tidak ada masalah lagi. Pada tahun 2021 ini perencanaan untuk pembangunan apron," kata Ami Taher.

Menurut Ami Taher, pembangunan jalan yang dilakukan tersebut merupakan pembangunan tahap pertama. Selanjutnya akan dilakukan peningkatan sekaligus dengan pembangunan apronnya. (IMC01/ant)