Oknum Satpam SPBU di Muaro Jambi Cabuli Anak Tetangga, Terancam Dikebiri

Oknum Satpam SPBU di Muaro Jambi Cabuli Anak Tetangga, Terancam Dikebiri
Ekspos tersangka pelaku pencabulan bocah di bawah umur di Muaro Jambi. (ist)

IMCNews.ID, Sengeti - Seorang bocah menjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh seorang oknum satpam Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Muaro Jambi berinisial AW (26). 

Korban merupakan tetangga dari tersangka. Aksi pencabulan itu dilakukannya, Minggu (10/1/2021) kemarin. Tersangka ditangkap tim Subdit IV PPA Ditreskrimum Polda Jambi.

"Pelaku sebelum melakukan aksi pencabulan terhadap korban, terlebih dahulu mengajak korban jalan dengan iming-iming akan memberikan korban kado ulang tahun," kata Dirreskrimum Polda Jambi, Kombes Pol Kaswandi Irwan, Selasa (12/1/2021). 

Saat dalam perjalanan di tempat sepi, pelaku langsung mendorong korban ke semak-semak dan memaksa korban untuk melakukan hubungan badan dengan menyekap mulut korban. 

BACA JUGA : Pembunuh Remaja yang Hamil Muda Ditembak Mati

Korban yang masih berusia 6 tahun itu langsung mengadu kepada orang tuanya bahwa dirinya telah dicabuli oleh pelaku. Merasa tidak terima, orang tua korban langsung melapor ke Polda Jambi.

Tim Subdit IV PPA Ditreskrimum Polda Jambi bergerak cepat mengejar pelaku. Dalam waktu kurang dari 24 jam tersangk berhasil ditangkap di kediamannya di Kelurahan Kasang Kumpeh, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi.

"KamI langsung telusuri dan ketahui keberadaan pelaku, sehingga secepat mungkin kami tangkap," kata Kaswandi.

Sejumlah barang bukti turut diamankan seperti baju pelaku saat melakukan aksinya dan baju korban serta akta kelahiran korban. Selain itu, pihaknya juga telah melakukan olah TKP kejadian.

Kaswandi menambahkan, atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 81 junto pasal 82 junto pasal 76E UU 35 tahun 2014 tentang persetubuhan dan atau pencabulan anak dengan ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun.

Akibat tindakannya, pelaku juga terancam di kebiri. Dimana sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pelaksanaan Tindakan Kebiri Kimia, Pemasangan Alat Pendeteksi Elektronik, dan Pengumuman Identitas Pelaku Kekerasan Seksual terhadap Anak.

"Akan kami pelajari terlebih dahulu, jika bisa kita terapkan," tandasnya. (IMC01)