Oknum Kades di Merangin Ditahan Kasus Dugaan Penyimpangan Pegelolaan APBDes

Oknum Kades di Merangin Ditahan Kasus Dugaan Penyimpangan Pegelolaan APBDes
Ilustrasi. (ist)

IMCNews.ID, Merangin – Kepala Desa (Kades) Keroya, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, IR (47) ditetapkan sebagai kasus dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan pengelolaan keuangan APBDes Keroya.

Bahkan dia telah ditahan kabarnya sejak 16 November lalu setelah ditetapkan sebagai tersangka dengan surat penetapan nomor: S Tap/87/XI/RES.3.3/2020.

Dari hasil penyelidikan diketahui bahwa kronologis perkara dimulai pada tahun anggaran 2019, saat Desa Keroya mendapatkan bantuan dana sebesar Rp 1.308.943.000 yang terdiri dari Dana Desa, Alokasi Dana Desa, Dana Bagi Hasil Pajak dan Retribusi dan Bantuan Provinsi.

Dalam pelaksanaan realisasi anggaran, Kepala Desa Keroya dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum dengan cara melakukan pengelolaan anggaran tanpa melibatkan perangkat desa yang lain. 

BACA JUGA : Giliran 11 Saksi Digarap KPK Hari Ini, Termasuk Paut, Wiwid, Zainul Arfan, Arrahmat dan Farchrurozi

Akibat dari perbuatannya banyak kegiatan-kegiatan di Desa Keroya yang tidak terlaksana dengan baik, sehingga menimbulkan kerugian negara dengan nilai Rp 393.913.451. 

Dalam perjalanannya, Kepala Desa Keroya sempat mengembalikan kerugian negara tersebut sebesar Rp 80 juta melalui rekening Bank 9 Jambi pada 22 Juni 2020. 

Kapolres Merangin, AKBP Irwan Andy P, membenarkan bahwa pihaknya telah menetapkan tersangka seorang Kades dan telah mengamankan barang bukti. 

“Benar Kades Keroya, Kecamatan Pamenang, kita tetapkan sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan pengelolaan keuangan APBDes dengan beberapa barang bukti,” tegas AKBP Irwan Andy. (*)