Mulai Hangat, Sejumlah Nama Muncul Sebagai Calon Walikota Jambi 

Mulai Hangat, Sejumlah Nama Muncul Sebagai Calon Walikota Jambi 
Ilustrasi. (ist)

IMCNews.ID, Jambi - Bursa calon Walikota Jambi mulai hangat diperbincangkan. Meski masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota, Sy Fasha-Maulana masih sampai 2023, namun sejumlah nama kandidat sudah mulai bermunculan. 

Bahkan, beberapa di antaranya terlihat sudah mulai melakukan sosialisasi dan menyebar alat peraga kampanye (APK) berupa spanduk dan baliho serta media sosial. 

Sejumlah nama yang muncul untuk berebut BH 1 AZ seperti Wakil Walikota saat ini, Maulana. Kemudian ada nama Zayadi, kader PKS yang kini duduk di DPRD Kota Jambi. 

Selain itu, ada juga nama Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Rocky Chandra. Selanjutnya, anggota DPD RI Dapil Jambi, Sum Indra yang juga mantan Wakil Walikota Jambi. 

BACA JUGA : KPU Bersiap Hadapi Kemungkinan PSU

Bukan itu saja, di media sosial juga ada sejumlah nama yang mulai mempromosikan diri seperti, mantan Kadis PUPR Kota Jambi Farti Suandri, dan H Abdul Rahman atau Rahman Dila yang berlatar belakang pengusaha. 

Dari kalangan akademisi, muncul nama Wakil Rektor II UIN STS Jambi, Dr As’ad Isma. Nama lainnya yang juga digadang maju Pilwako Jambi adalah Irjen (purn) Syafril Nursal, yang sebelumnya maju sebagai Calon Wakil Gubernur Jambi mendampingi Fachrori Umar. 

BACA JUGA : Bakal Back Up KPU dan Bawaslu di MK, Begini Kata Haris

Jenderal bintang dua asal Kerinci ini dinilai pantas memimpin Kota Jambi setelah Fasha nanti. Ini bisa dilihat dari visi dan misinya saat maju di Pilgub Jambi 9 Desember lalu. 

Ramainya bursa kandidat calon Walikota Jambi ini berkaitan dengan mengemukanya wacana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang masa jabatan kepala daerahnya habis tahun 2023 dimajukan menjadi 2022. 

Sebelumnya, Komisi II DPR RI membuka kemungkinan Pilkada Serentak diselenggarakan pada 2022 dan 2023. Kemungkinan itu muncul setelah pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) Pemilu hampir menyepakati perihal pembatalan wacana menggelar pilkada secara serentak pemilihan anggota legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres) pada Pemilu 2024 mendatang.

Pengamat Politik dari Universitas Jambi, Hatta Abdi Muhammad mengatakan, beberapa figur yang muncul dalam bursa calon walikota Kota Jambi tahun 2023 sangat mungkin. 

Misalnya Maulana yang merupakan wakil dari Fasha dan Rocky Chandra yang kini menjabat sebagai wakil DPRD Provinsi Jambi.

"Yang perlu diingat dari figur-figur ini secepat mungkin mampu terimajinasi oleh publik Kota Jambi. Bukan sekedar popularitas saja, namun legacy yang patut dibanggakan," katanya.
 
Setidaknya hal itu dapat memberikan stimulus meningkatnya kepercayaan publik Jambi yang sebagian besar terkategori masyarakat yang rasional. 

Lantas bagaimana dengan partai politik yang bakal mengusung. Menurut dia, partai politik bukan saja melihat rekam jejak sang calon, tapi juga potensi kemenangan masing-masing figur.

"Jadi ke depan, figur-figur yang muncul ini tentu harus menampilkan kerja-kerja politik yang nyata. Selain itu juga melakukan konsolidasi secara baik kepada publik Jambi dan parpol. Tujuannya untuk membentuk image yang baik dan positif," jelasnya.

Sederet nama yang muncul sudah punya modal cukup kuat. Seperti Maulana, Rocky Chandra, Zayadi, Sum Indra dan Syafril Nursal yang sudah punya partai jelas. 

Maulana dan Rocky Candra merupakan kader Partai Gerindra. Kemudian Zayadi dari PKS, Sum Indra PDIP dan Syafril Nursal terdaftar sebagai kader Partai Demokrat. Selain itu, beberapa diantaranya juga diyakini memiliki basis massa dan kekuatan financial. 

Dibagian lain, nama Farti Suandri dan H Rahman Dila juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Termasuk kandidat calon dari akademisi As’ad Isma. Meski bukan kader partai, ketiga kandidat ini dikenal sangat dengan kalangan parpol tertentu. 

As’ad Isma misalnya. Dia pernah menjabat sebagai Ketua GP Ansor Provinsi Jambi yang erat dengan PKB. Selain itu, As’ad juga memiliki basis massa yang kuat dan mengakar.

Selain menjabat sebagai Wakil Rektor II UIN STS Jambi, As’ad juga aktif disejumlah organisasi kemasyarakatan (Ormas). Kemudian Parti dan H Rahman dikenal familiar di kalangan pengusaha. Keduanya juga dekat sengan sejumlah petinggi Parpol. (IMC01)