Politik

Maju Pilgub Jalur Independen, Calon Harus Siapkan 200 Ribu Lebih Dukungan

Sep 13, 2019 04:05
Komisioner KPU Provinsi Jambi Apnizal. (IMCNews.ID)
Komisioner KPU Provinsi Jambi Apnizal. (IMCNews.ID)

IMCNews.ID, Jambi - Genderang perang Pilkada Jambi akan segera mulai. Untuk awal sendiri, ancang-ancang para pendekar jalur partai sudah mulai dengan lobi-lobian ke partai politik. Namun secara resmi, pintu pertarungan akan dimulai pada 26 Oktober.

Yang mana KPU Provinsi Jambi akan mengumumkan secara resmi bagi para pendekar jalur Independen atau perseorangan.

Komisioner KPU Provinsi Jambi Apnizal membenarkan hal tersebut, dikatakannya, pada 26 Oktober nanti KPU akan mengumumkan secara resmi, bagi siapa saja putra putri terbaik Provinsi Jambi yang ingin maju melalui jalur Independen. Baik untuk Pemilihan Bupati di Tanjab Barat, Tanjab Timur, Batanghari, dan juga Pilgub Jambi. 

"Nanti kami akan melakukan penetapan, dan kami pengumuman resminya 26 Oktober. Sementara penyerahan bahanya dari tanggal 9 Desember 2019 sampai 3 Maret 2020," ujar Apnizal. 

Lalu berapa dukungan yang harus diserahkan untuk bisa maju sebagai Calon Gubernur Provinsi Jambi jalur Independen? Apa saja syaratnya, dan ketentuannya?

Apnizal mengatakan, untuk maju sebagai Gubernur jalur Independen, peserta harus menyerahkan 8,5 persen dari jumlah DPT Pemilu terakhir. 

"Harus mendapatkan dukungan dengan jumlah 8,5 persen dari DPT Pemilu terakhir. Dan harus tersebar minimal 50 persen di Kabupaten/Kota Provinsi Jambi," ungkap Apnizal. 

Jumlah DPT Provinsi Jambi pada Pemilu terakhir, yakni Pemilu 2019 sebanyak 2.410.660. 8,5 persen dari jumlah tersebut adalah 204.906. untuk amanya, setidaknya, bagi masyarakat Jambi yang ingin maju Gubernur jalur perseorangan minimal harus punya dukungan 300 ribu lebih. 

Selain itu, persyaratan dukungan juga tidaklah mudah. Surat pernyataan dukungan oleh masyarakat, tidak boleh lagi secara kolektif. Artinya, wajib satu orang satu surat pernyataan dilengkapi dengan potocopi KTP yang memberikan dukungan. 

"Sekarang aturannya, satu orang itu satu surat pernyataan dukungan dengan dilampirkan potocopi KTP. Serta dalam surat pernyataan tersebut harus sudah ada menyebutkan pasangan calon," ungkap Apnizal. (IMC02)