Kusnindar Akui Terima Uang Suap Ketok Palu Rp200 Juta Sejak 2015

Kusnindar Akui Terima Uang Suap Ketok Palu Rp200 Juta Sejak 2015
Kusnindar (batik hitam merah) saat menberikan kesaksian. (ist)

IMCNews.ID, Jambi - Kusnindar, mantan anggota DPRD Provinsi Jambi dihadirkan untuk bersaksi bagi terdakwa mantan pimpinan DPRD Provinsi Jambi, Cornelis Buston, Chumaidi Zaidi dan AR Syahbandar, Kamis (19/11/2020) di Pengadilan Tipikor Jambi. 

Dalam kasus suap ketok palu 2017-2018 ini, Kusnindar menjadi salah satu orang yang mendistribusikan uang suap ketok palu kepada rekannya sesama anggota DPRD Provinsi Jambi. 

Dalam kesaksiannya, Kusnindar mengaku sudah menerima uang suap ketok palu sejak awal dirinya duduk menjadi anggota DPRD Provinsi Jambi. 

"Keterangan di BAP, kamu sudah menerima uang siap ketok palu sejak pengesahan RAPBD pada 2015 untuk pengesahan 2016. Benar begitu," tanya Jaksa KPK. 

BACA JUGA : Apif Bilang Pimpinan DPRD Provinsi Jambi Beri Ancaman Jika Tak Beri Uang Ketok Palu

"Iya benar begitu. Uang ketok palu sudah biasa diterima setiap tahun. Iya benar begitu pak," jawabnya. 

Kusnindar mengatakan, selama tiga tahun menjabat anggota DPRD, uang suap ketok oalu itu selalu ada. Sehingga memang sudah biasa. 

"2016, 2017, 2018. Saya terima setiap tahun. 
Berapa nilainya, Rp200 juta," akunya. (IMC01)