Kapolda Ingatkan Soal Politik Uang Jelang PSU Bisa Dipidana

Kapolda Ingatkan Soal Politik Uang Jelang PSU Bisa Dipidana
Kapolda Jambi. (ist)

IMCNews.ID, Jambi - Kapolda Jambi Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo meminta masyarakat mewaspadai politik uang (money politics) menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jambi pada 27 Mei mendatang.

"Maka dari itu, Polda Jambi segera mengumpulkan tiga pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur dan tim sukses masing-masing untuk menegaskan tidak boleh dan tidak ada politik uang," tegasnya, Rabu (7/4/2021) kemarin. 

Kapolda menegaskan, apabila mendekati hari pencoblosan tertangkap kasus politik uang. Pihak kepolisian tidak hanya melakukan hukuman pidana terhadap pelaku, tetapi juga akan langsung ekspose dan memviralkan ke media agar masyarakat tidak memilih paslon yang bermain curang.

BACA JUGA : PSU 27 Mei 2021, Ini Tahapan Lengkap hingga Penetapan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih

"Barang siapa yang tertangkap tangan politik uang selain dipidana sesuai UU Pemilu, juga akan di ekspose ke media dan ini sebagai buktinya jangan main-main dengan politik uang maka akan dapat mempengaruhi pada saat pemilihan," kata Kapolda. 

Selain itu, kerawanan yang terjadi menjelang PSU Pilgub ini adanya berbagai macam intimidasi tidak hanya pemilih, namun juga penyelenggara pemilu dan paslon.

"Penyebaran informasi yang tidak benar jelang PSU ini juga sudah terlihat, mengenai isu-isu tersebut diharapkan masyarakat jeli dan tidak termakan dengan provokasi tersebut," jelasnya.

Untuk menjaga pergelaran PSU Pilgub Jambi berjalan aman dan lancar, Polda Jambi menjelang hari pencoblosan juga akan menerjunkan personel untuk berpatroli skala besar seperti pilkada sebelumnya.

Kapolda menambahkan PSU Pilgub Jambi di 88 TPS terdapat pada lima kabupaten dan kota di Provinsi Jambi diantaranya 59 TPS di Kabupaten Muaro jambi, 7 TPS di Kabupaten Tanjabtim, kemudian 7 TPS di Batanghari dan 14 TPS di Kabupaten Kerinci serta 1 TPS di Sungai Penuh.

"Saya berharap, pasangan calon yang masih mengikuti PSU tetap menjaga Kamtibmas yang kondusif," pungkasnya. (IMC01)