Curcol

Ini 4 Alasan Kenapa Anak Fakultas Hukum Layak dijadikan Pasangan!

Feb 3, 2019 05:04
ILUSTRASI.(Istimewa)
ILUSTRASI.(Istimewa)

Selamat melakukan berbagai aktivitas saat Anda terjerat membuka bacaan un-faedah ini. Selamat pagi, siang, ataupun malam lah ya.

Mungkin kamu yang membuka artikel ini adalah mahasiswa Fakultas Hukum, punya gebetan anak Hukum, atau sedang terjerat hukum digebet anak Hukum. Apapun alasanmu tentang kenapa membuka artikel ini, Indomie tetap seleraku.

Tak akan ada habisnya membahas perkara cinta, hati dan perasaan.  Diantara sekian banyak fakultas yang ada dalam universitas kita, saya tertuju pada salah satu fakultas kece ini untuk jadi pilihan kalian.  Bukan maksud hati untuk membanding-bandingkan dengan fakultas lain, tapi fakultas satu ini memang lebih menggoda. Coba lihat alasan ini, guys:

1. Lebih Mampu Bersikap Adil

Adil adalah memberikan hak setiap yang berhak secara lengkap tanpa lebih tanpa kurang antara sesama yang berhak, dalam keadaan yang sama dan penghukuman bagi orang yang melanggar hukum sesuai dengan kesalahan dan pelanggaran yang dilakukannya. Nah, di fakultas hukum mereka diajarkan tentang konsep hak dan kewajiban, keadilan, persamaan hak. Jadi kalau sudah jadi suami atau isteri kamu, sekiranya dapat bijaksana bersikap sesuai dengan hak dan kewajiban.

2. Logikanya Patut diacungi Jempol

Mahasiswa Hukum dituntut mempunyai logika yang tinggi, hingga kedepannya mudah-mudahan dalam mengambil keputusan akan tepat-akurat.

3. Tampil Rapi

Setidaknya, bisa menyesuaikan penampilan lah saat kemana pun *cihuy. Orang Hukum pakaiannya rapi (belajar tampil di depan klien dan khalayak umum) , kurang apa coba punya suami atau isteri yang selalu good looking

 

4. Setia

Anak Fakultas Hukum gak bakalan selingkuh karena dia bakal tetap pada pilihan yang sudah di tentukan walau ada yang yang lebih baik setelah kita jatuhkan pilihan, karena tahu pasal mana yang akan menjerat kalau ketahuan. Ups

Anak Hukum selalu berusaha untuk memahami kasus-kasus yang rumit, apalagi berusaha memahami kamu. Uuuh.