Indonesia Dua Besar TBC se-Asia Tenggara, Begini Himbauan Dinkes Provinsi Jambi

Indonesia Dua Besar TBC se-Asia Tenggara, Begini Himbauan Dinkes Provinsi Jambi
Eva Susanti. (dok/IMCNews.ID)

IMCNews.ID, Jambi - Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jambi, Eva Susanti menyebut, Indonesia saat ini menduduki peringkat kedua dengan masyarakat terbanyak terkena Tuberculasis (TBC) di Asia Tenggara. 

"TBC ini berbeda dengan penyakit lain, karena TBC ini ditularkan melalui udara. Jadi semua orang rentan terkena TBC. Nah kita itu di Indonesia termasuk peringkat kedua terbanyak penderita TBC di seluruh Asia Tenggara," katanya, Rabu (5/12/2018). 

Dia menghimbau, kepada masyarakat Jambi untuk selalu memeriksakan kesehatan jika merasakan gejala penyakit akibat virus TBC ini.

"Nah kadang-kadangkan masyarakat kita itu sering tidak memeriksakan, karena TBC itu kalau diobati, itu obatnya tidak boleh samapai terputus. TBC ini biasanya mengakibatkan batuk kemudian demam kemudian panas. Biasanya masyarakat kita itu kalau sudah hilang gejala-gejala infeksinya itu orang tidak mau lagi minum obat. Padahal itu yang bahaya karena nanti bisa terjadi TBC resisten obat jadi dia tidak bisa lagi diobati dengan obat-obatan yang biasa tapi dia harus setiap hari dilakukan penyuntikan," jelasnya.

Dia mengatakan, bahwa saat ini di Jambi pelayanan TBC resisten obat itu baru ada di rumah sakit Raden Mattaher.

"Untuk TBC ini kita sudah ada pelayanan TBC resisten obat itu di rumah sakit Raden Mattaher," ungkapnya. (IMC01) 


Kontributor : Mario Dwi Kurnia