Heboh Temuan Tulang Belulang Dalam Mobil yang Terbenam di Kanal PT WKS

Heboh Temuan Tulang Belulang Dalam Mobil yang Terbenam di Kanal PT WKS
Proses identifikasi. (ist)

IMCNews.ID, Muarasabak - Kepolisian Resort (Polres) Tanjab Timur menemukan tulang belulang manusia dalam mobil yang terbenam di kanal PT Wira Karya Sakti (WKS)  tepatnya di Distrik VII, Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi. Identitasnya telah berhasil diidentifikasi. 

"Setelah mendapat informasi dan melalukan olah tempat kejadian perkara kami masih memastikan untuk mencocokan apakah data laporan orang hilang yang diterima sama dengan identitas kerangkanya yang ditemukan kemarin di dalam kanal," kata Kapolres Tanjabtim AKBP Deden Nurhidayatullah, Kamis (4/3/2021). 

Laporan yang diterima, korban atas nama Tengku Ryan, warga Ujung Tanjung, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Kini polisi masih melakukan penyelidikan sehingga butuh waktu untuk memastikan datanya cocok dengan orang hilang dimaksud.

Sebelumnya polisi menerima laporan dari pihak perusahaan bahwa mereka menemukan mobil jenis pickup yang berada di dalam air aliran kanal dan di dalamnya ada kerangka manusia.

BACA JUGA : Rebutan Lahan Sawit, Oknum Anggota TNI AL dan Petani Duel Pakai Golok

Posisinya berada di kanal PT WKS Jalan 700 Distrik VII RT.15, Dusun Karya  Maju, Desa pematang Rahim, Kecamatan Mendahara Ulu. 

Untuk kronologis, AKBP Deden Nurhidayatullah menyebutkan sekira pukul 12.30 WIB, pihak PT WKS melakukan cuci kanal Jl 700. Sekira pukul 13.30 WIB, tim yang sedang membersihkan kanal menemukan mobil toyota kijang Kapsul dengan nomor polisi BG 9032 MK. 

Setelah diangkat ternyata melihat ada tulang belulang manusia di dalam mobil tersebut. Ditambahkan Kapolres, berdasarkan keterangan saksi Radianto yang pertama kali melihat mayat tersebut, dirinya melihat ada sosok mayat yang sudah tinggal tulang belulang. 

Kemudian, temuan itu dilaporkan ke polisi. Hasil identifikasi mobil, tim menemukan satu tengkorak manusia, helm, kunci kunci ruangan, botol aqua, ikat pinggang, sepatu, kabel pengukur preon AC 1 unit, dongkrak satu unit, kunci roda satu unit.

"Untuk sementara dugaan mayat merupakan korban kecelakaan tunggal," kata AKBP Deden Nurhidayatullah. (IMC01)