Hukum

Gudang Minyak Diduga Ilegal di Sijenjang Ludes Dilahap Api

Jul 10, 2019 04:12
Tumpukan drum, tedmon dan puing sisa kebakaran gudang minyak di Sijenjang. (Indra/IMCNews.ID)
Tumpukan drum, tedmon dan puing sisa kebakaran gudang minyak di Sijenjang. (Indra/IMCNews.ID)

IMCNews.ID, Jambi - Amukan si jago merah meludeskan sebuah gudang minyak yang diduga ilegal di kawasan Sijenjang, RT 6, Kelurahan Sijenjang, Kecamatan Jambi Timur. Kebakaran ini terjadi sekira pukul 10.30 WIB, Rabu (10/7/2019). Api mengamuk lebih kurang 3 jam. 

Kepala Bidang Penanganan Kebakaran Kota Jambi Rino, menyampaikan api bermula dari gudang minyak. Dimana, terdapat 45 drum, 2 tangki mobil, 6 Unit genset dan 15 tadmond di gudang tersebut. 

"Api bermula pada gudang minyak, yang terdapat 45 drum, di antaranya 2 tangki mobil, 6 Unit genset, dan 15 tadmond", katanya. 

Salah satu warga, Angga mengatakan, bahwa gudang tersebut sudah beroprasi selama 2 tahun lebih.

"Iya bang sekitar 2 tahun lebih lah sudah beroperasi, kalau dak salah namo yang punyo ni Budi, cuma sayo belum pernah ketemu dengan orangnya, kalau ilegal atau idak ny, kayaknya ilegal lah. Mobil sering masuk sini", tambahnya. 

Hal itu juga dibenarkan oleh Cece, pemilik tanah tersebut. Dia mengaku bahwa gudang minyak itu bukan miliknya. Cece mengaku sudah menegur untuk tidak meletakan lagi minyak tersebut di tanah miliknya. 

"Yang punya minyak itu namanya Budi, bukan aku pemiliknya, aku dak tinggal sini, aku tinggal di Sijenjang sano, yang tinggal sini orang tua saya. Sudah saya peringatkan jangan narok minyak lagi sini, tapi dio ngomong asal dak ado warga yang ngusik dak apa-apa lah," jelasnya. 

Dari kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir puluhan sampai ratusan juta rupiah. (IMC01)

Kontributor: Indra Wijaya