Fenomena Bisnis Akal-Akalan, Nonton Video Bisa Dapat Uang 

Fenomena Bisnis Akal-Akalan, Nonton Video Bisa Dapat Uang 

*) Oleh: Zuraida

Belakangan ini tengah hangat menjadi pembahasan terkait fenomena menonton iklan yang dapat menghasilkan cuan (uang) di media sosial. Bisnis ini bersumber dari sebuah aplikasi yang menawarkan pendapatan berupa uang tunai hanya dengan menonton video iklan dan merekrut anggota baru. 

Sebuah penawaran yang mungkin cukup menarik bagi sebagian orang. Namun, apakah benar demikian atau hanya iming-iming belaka?

Sebelum memutuskan untuk bergabung dalam sebuah bisnis yang ditawarkan atau yang ingin diikuti, ada baiknya kita memperhatikan beberapa hal. 

Sebagaimana pendapat Ketua Satgas Waspada Investasi (SWI), Tongam L. Tobing yang dilansir dari kompas.com, bahwa masyarakat perlu teliti legalitas lembaga dan produk yang hendak ditawarkan dalam sebuah bisnis. 

Selain itu, masyarakat juga perlu mengecek apakah kegiatan atau produk yang ditawarkan dan ingin diikuti sudah memiliki izin usaha dari instansi terkait atau belum.

Oleh karena itu, masyarakat seharusnya menerapkan prinsip legal dan logis sebelum memutuskan untuk berinvestasi dan bergabung dalam sebuah bisnis yang ditawarkan, agar tidak menjadi korban dari bisnis ilegal atau investasi bodong. 

Di samping itu, masyarakat juga harus meningkatkan kewaspadaan juga pengetahuan terhadap bisnis seperti pada aplikasi yang belum memiliki izin resmi OJK selaku badan pengawas transaksi keuangan di Indonesia. 

Selain itu juga, sebagai masyarakat awam yang belum paham terkait sistem dan prosedur investasi atau berbisnis, lebih baik mengecek atau mencari tahu terlebih dahulu kebenaran terhadap platform yang dianggap mencurigakan. 

Kemudian, jangan mudah membagikan data pribadi seperti KTP, buku rekening, dan lain-lain, dan yang tidak kalah penting adalah jangan memasang aplikasi sembarangan.

*Penulis merupakan mahasiswa Universitas Jambi