Inforial

Fachrori Tegaskan Komitmen Pemerintah Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Jan 7, 2019 09:28
Plt Gubernur memimpin upacara peringatan HUT Provinsi Jambi ke 62. (ist)
Plt Gubernur memimpin upacara peringatan HUT Provinsi Jambi ke 62. (ist)

IMCNews.ID,  Jambi -  Plt.Gubernur Jambi Dr.Drs.H.Fachrori Umar, M.Hum menyatakan komitmen pemerintah Provinsi Jambi untuk meningkatkan pembangunan ekonomi masyarakat.

HUT Provinsi Jambi ke-62, Senin (7/1/2019) yang mengambil tema Dengan Hut Ke -  6 2  Provinsi Jambi ,  Kita  Pacu Investasi dan Pemantapan Pembangunan Infrastruktur Untuk Percepatan Pembangunan Ekonomi Yang Berkualitas   Menuju Jambi TUNTAS 2021.

Hadir pada kesempatan tersebut Forkompimda Provinsi Jambi, Kepala OPD alokasi pemerintah Provinsi Jambi. Dituliskan Fachrori bahwa tema tersebut memiliki makna yang sangat strategis, dalam mempertimbangan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas atau inklusif, dengan pengembangan pertumbuhan investasi yang kondusif. 

Ditemui usai upacara Plt menjelaskan tentang pemerintatah terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yaitu dengan meningkatkan pembangunan ekonomi, pendidikan dan kesehatan.

“Saya berharap Provinsi Jambi akan semakin maju, masyarakat menjadi hal utama bagi kami, dan saya mengundang masyarakat untuk bersama-sama membangun Provinsi Jambi, bekerja dengan baik, ciptakan Jambi yang bersahabat, ramah, aman dan nyaman sehingga banyak yang berinvestasi di Provinsi Jambi," katanya. 

Fachrori juga memaparkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi yang menghasilkan perlamabtan ekonomi global.

“Jika kita mencermati catatan perjalanan pembangunan Provinsi Jambi sepanjang tahun 2018, kondisi keuangan Provinsi Jambi masih memerlukan perlambatan ekonomi global. Sampai dengan Triwulan IV-2018 berdasarkan perhitungan Bank Indonesia Perwakilan Jambi, ekonomi Provinsi Jambi tumbuh sebesar 4,84-5,24 persen, sedangkan pertumbuhan ekonomi selama tahun 2018, tumbuh sebesar 4,59-4,99 persen," jelasnya.

"Angka pertumbuhan ekonomi sebelumnya meningkat, jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi tahun sebelumnya yang diperoleh 4,64 persen. Sementara itu laju perubahan selama tahun 2018, dapat dikendalikan pada angka 3,02 persen untuk Kota Jambi dan 2,46 persen Kabupaten Bungo," tambahnya. 

"Pada tahun 2019 berdasarkan prediksi Bank Indonesia kita harus mewaspadai beberapa potensi risiko yang dapat menyebabkan tekanan yang lebih tinggi yang diakibatkan antara lain oleh anomali cuaca yang dapat menghasilkan hasil panen, dan infrastruktur yang dapat mendistribusikan distribusi barang atau bahan makanan. Oleh karena itu, Tim Pengendalian Inflasi Provinsi Jambi, harus lebih intens lagi menjalin kerja sama dengan Tim Pengendalai Inflasi di Kabupaten / Kota se-Provinsi Jambi,” tegasnya lagi.

Untuk meningkatkan sektor pertanian Plt menghimbau kepada para Bupati / Walikota se-Provinsi Jambi, untuk meningkatkan produksi dan produktivitas lahan pertaniannya, dengan cara memanfaatkan lahan tidur yang ada, serta menggunakan anjuran teknologi pertanian yang tepat guna.

Menyesuaikan setiap daerah, memenuhi kebutuhan pangannya, dapat mengurangi ketergantungannya, kepada daerah lain.  

Kita bahas bersama, struktur keuangan Provinsi Jambi, sampai saat ini, hampir 30 persen, masih bergantung pada sektor pertanian, khusus dari komoditas kelapa sawit dan komoditi karet. Bagaimana tidak mengherankan jika pertumbuhan ekonomi di daerah ini, sangat tergantung oleh fluktuasi harga dari kedua komoditi unggulan tersebut. Kita menyadari sepenuhnya untuk meningkatkan dan mempertajam harga karet komoditi dan kelapa sawit ini, bukan merupakan pekerjaan yang mudah. Mengingat kedua komoditi ini tidak dapat diintervensi oleh pemerintah, ditentukan oleh persyaratan di pasaran global dan pasaran internasional," katanya.

Sementara Sekda Provinsi Jambi Drs.HMDianto, MSi dalam sesi wawancara menjelaskan tentang saat ini pemerintah akan menyelesaikan pembangunan pelabuhan Ujung Jabung.

“Pemerintah Provinsi Jambi telah merencanakan tahun ini hingga tahun 2021 akan membangun pelabuhan Ujung Jabung yang merupakan outlet pengembangan Provinsi Jambi dan jika dibangun dan dikawasan ini dibangun industri hilir dan hasil perkebunan hilirnya dari perkebunan, hilirnya dari karet kita berharap komoditi danalan akan terangkat dan ini akan menjadikan geliat ekonomi masyarakat Provinsi Jambi," tandasnya. (adv)