Hukum

Eks Finalis Puteri Indonesia Asal Jambi Jalani Pemeriksaan Polisi Terkait Prostitusi Online, Begini Katanya

Feb 8, 2019
Eks finalis Putri Indonesia asal Jambi. (ist)
Eks finalis Putri Indonesia asal Jambi. (ist)

IMCNews.ID, Jambi - Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) kembali memeriksa seorang model yang diduga terlibat dalam bisnis prostitusi online.

Dikutip dari Liputan6.com, mantan finalis Puteri Indonesia 2016 asal Jambi, ML, memenuhi panggilan penyidik Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Jumat (8/2/2019) pagi.

ML menjalani serangkaian pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus dugaan prostitusi online yang melibatkan ratusan artis dan model serta sudah menetapkan empat muncikari sebagai tersangka. 

Saat ditanya mengenai pemanggilannya di Mapolda Jatim, ML tanpa canggung langsung menjawab pertanyaan yang dilontarkan wartawan.

"Saya datang ke sini untuk mengklarifikasi nama saya yang masuk dalam daftar muncikari. Saya berharap permasalahan ini cepat selesai," ucapnya.

Dan saat disinggung mengenai kedekatannya dengan para muncikari, ML mengklaim tidak kenal. 

"Saya tidak kenal," ujarnya sambil berjalan menuju ruang penyidik.

Hingga saat ini ada beberapa artis yang sudah dimintai keterangan mengenai kasus dugaan prostitusi online, mereka adalah F, AC (Aldira Chena), RF, DP, RB, dan yang terbaru adalah ML.

Sebelumnya, model RB alias Ria Night diperiksa sebagai saksi kasus dugaan prostitusi online yang melibatkan ratusan artis dan model serta telah menetapkan empat muncikari sebagai tersangka.

RB datang ke Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Jawa Timur (Jatim) sekitar pukul 10.00 WIB. Tanpa didampingi kuasa hukumnya, RB diperiksa penyidik hampir delapan jam lamanya, dan baru selesai pukul 17.40 WIB.

RB yang memakai setelan sweater dan topi warna hitam dan didampingi oleh seorang polwan nampak keluar dari ruang penyidik.

RB diam seribu bahasa, berjalan sambil menunduk menuju mobil putih yang sudah terparkir rapi menunggu di depan gedung Cyber Crime. RB langsung masuk ke dalam mobil dan segera meninggalkan Polda Jatim. (*/IMC01)