Politik

Dituding Jual Beasiswa PIP Untuk Raup Suara, Begini Kata SAH

Jan 5, 2019
Sutan Adil Hendra. (IMCNews.ID)
Sutan Adil Hendra. (IMCNews.ID)
kpu2019

IMCNews.ID, Jambi - Sutan Adil Hendra (SAH), Ketua DPD Gerindra Provinsi Jambi yang juga anggota Komisi X DPR RI angkat bicara soal tudingan bahwa dia bersama empat caleg Gerindra lainnya menjual beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) untuk meraup suara dalam Pileg 2019 mendatang. 

 

Bahkan, mereka para caleg Gerindra itu telah dilaporkan dan telah diproses laporannya di Bawaslu Provinsi Jambi. SAH mengakui bahwa beasiswa PIP itu adalah program pemerintah. 

 

"Betul itu program pemerintah cuma yang mengesahkan anggaran kan DPR juga. Tahun ini ada sebanyak 51.000 paket beasiswa untuk Jambi, itu kita yang perjuangkan," kata SAH, Sabtu (5/1/2019). 

 

Dia malah mempertanyakan, mengapa penyaluran beasiswa PIP tersebut baru dipersoalkan saat ini. Padahal, kata SAH, dirinya telah menyalurkan beasiswa PIP itu sejak beberapa tahun lalu. 

 

"Kenapa tidak dari 2015 dipersoalkan, saya sudah lama menyalurkan, kenapa sekarang baru dipersoalkan. Kalau tidak ada perjuangan kita di DPR mungkin tidak sebanyak itu mendapatkan beasiswa. Saya aneh juga kenapa sekarang di dalam masa kampanye baru dipersoalkan," ujarnya. 

 

Disampaikannya juga, bahwa setiap penyerahan beasiswa itu juga dirinya tak pernah mengklaim bahwa beasiswa itu adalah miliknya dan Gerindra. 

 

"Kita tidak pernah sampaikan bahwa ini program Gerindra. Benar ini program pemerintah cuma kita di DPR ikut mengesahkan anggarannya dan berkat perjuangan kita juga bisa dapat," tegasnya. 

Terkait dengan formulir pendaftaran untuk mendapatkan beasiswa berlogo partai Gerindra yang dijadikan sebagai bukti pelaporan TKD Jokowi-Ma'ruf ke Bawaslu, dia mengaku tak mengetahuinya. 

 

"Rasanya dari kita jangankan instruksi, membicarakannya saja tidak pernah terkait dengan adanya formulir pendaftaran untuk mendapatkan program PIP," tandasnya. 

 

Sebelumnya diberitakan, Direktorat Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Daerah (TKD) Provinsi Jambi Joko Widodo - KH Ma'ruf  Amin mendesak Bawaslu Provinsi Jambi untuk segera menindak lanjuti laporan No. 04/LP/PL/Prov/05.00/Xll/2018, tanggal 27 Desember 2018. 

 

Laporan tersebut terkait dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh lima calon legislatif (caleg) partai Gerindra soal beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) yang diduga dijadikan jualan politik dan muatan kampanye oleh para oknum caleg partai Gerindra yang dilaporkan tersebut. 

"Kami sudah melaporkan, Sutan Adil Hendra Caleg DPR RI,  Abun Yani Caleg DPRD Provinsi Jambi,  Sakirin Pohan DPRD Kota Jambi, Ade Erma Suryani dan Sukma Dewi Caleg DPRD Kabupaten Muaro Jambi yang merupakan caleg dari partai Gerindra," ujar Ismail Makrup, Koordinator Direktorat Hukum dan Advokasi TKD Provinsi Jambi, Jumat (4/1/2018). (IMC01)