DBD di Tanjab Barat Meningkat, Satu Penderita Meninggal Dunia

DBD di Tanjab Barat Meningkat, Satu Penderita Meninggal Dunia
Zainal Muttaqin. (Hengky/IMCNews.ID)

IMCNews. ID, Kualatungkal - Penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, pada tahun ini mengalami peningkatan cukup signifikan.

Bahkan satu pasien tak tertolong nyawanya. ‎ Jika dibanding Desember Tahun 2017 ‎lalu, data dari Dinas Kesehatan Tanjung Jabung Barat, jumlah penderita DBD sebanyak 115 orang.

Sementara pada tahun 2018 dari pihak Rumah Sakit Umum Daud Arif Kuala Tungkal menyebutkan, terdata 188 pasien yang dirawat inap penderita demam berdarah.

Dirut RSUD Daud Arif dr Elfri melalui Kepala Ruangan Rekam Medis, Zainal Mutaqim menyebutkan, 188 pasien DBD positif ini adalah catatan yang diakumulasikan dari Bulan Januari sampai November 2018.

Dari ratusan kasus DBD ini, 35 diantaranya dinyatakan Dengue Shock Syndrome (DSS) atau dalam kondisi parah.

"Dari sekian banyak pasien DBD ini, satu dinyatakan meninggal dunia. Dan sebelas pasien DBD lain terpaksa dirujuk ke Jambi," urai Zainal, Kamis (22/11/2018).

Zainal menjelaskan, data RSUD Daud Arief pada kasus DBD ini, setiap bulannya mengalami peningkatan. Misalnya, pada Januari tercatat 7 kasus DBD, Februari 8 kasus, Maret 8 kasus, April 12 kasus, Mei 34, Juni 33 kasus, Juli 23,Agustus 28, September 19,Oktober 36,dan Nopember 25 kasus.

"Saat ini pasien DBD tidak hanya dari wilayah endemik saja. Seperti Tungkal Ilir. Namun, justru dari kecamatan Betara dan beberapa kecamatan lainnya," tandasnya. (IMC01)