Dampak New Normal Terhadap Ekonomi Indonesia di Tengah Pandemi

Dampak New Normal Terhadap  Ekonomi Indonesia di Tengah Pandemi

*) Oleh : Laras

INDONESIA saat ini sedang maraknya covid 19 dan mengakibatkan berbagai aspek di indonesia berdampak karena terserangnya wabah covid 19 yang selalu memburuk dari hari ke hari, bahkan dalam satu hari  Indonesia bisa satu ribu (1000) kasus positif covid 19.
 
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyatakan bahwa masih terjadi penularan virus corona hingga saat ini.  

Hal ini menyebabkan jumlah pasien dan kasus Covid-19 masih terus bertambah hingga Jumat (19/6/2020) ini. Berdasarkan data pemerintah yang masuk hingga Jumat pukul 12.00 WIB, ada 1.041 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Penambahan itu menyebabkan total ada 43.803 kasus Covid-19 di Indonesia, terhitung sejak kasus pertama diumumkan Presiden Joko Widodo pada 2 Maret 2020.

Informasi terbaru terkait kasus Covid-19 ini disampaikan Achmad Yurianto dalam konferensi pers dari Graha BNPB pada Jumat sore.

"Kami dapatkan konfirmasi positif sebanyak 1.041 orang, sehingga akumulasinya 43.803 orang," ujar Yurianto . Dikutip dari ( Kompas.com)

Namun Indonesia  tidak boleh putus asa walaupun sedang terpuruknya masalah covid ini, pemerintah indonesia juga harus memikirkan masa depan terutamanya dibidang  ekonomi.

Ekonomi Indonesia ini bisa saja menurun seketika karena kurangnya pemasukan  selama pandemi ini. Bahkan pemerintah indonesia juga harus memikirkan bagaimana kehidupan masyarakat pada bulan depan bahkan tahun depan setelah pandemi ini selesai.         

Indonesia sekarang sudah memikirkan jalan keluarnya dengan cara menerapkan new normal.New normal itu sendiri adalah suatu keaadan normal  baru yang mana ini dapat berguna untuk berbagai aspek ekonomi, sosial bahkan kesehatan untuk mempercepat penanganan  ditegah pandemi covid 19.

New normal juga bisa diartikan untuk memulihkan ekonomi indonesia secara berangsur angsur membaik setelah beberapa bulan terakhir tertunda. Walaupun new normal sudah dijalankan, tetapi pemerintah dan masyarakat tdak boleh melupakan bahwa harus tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah diterapkan selama pandemi ini.

Jika tidak diterapkan secepatnya new normal ini banyak yang menjadi korban,salah satu nya pekerja.

"Kenapa kita butuh ini segara? Melihat angka indikator ekonomi kita sudah separah itu. Dan perlu diketahui pekerja di Indonesia itu 55-70 juta dari 133 juta itu adalah pekerja informal sehingga mereka ini yang paling terdampak di dalam COVID-19," ujar Sekretaris Kementerian Koordinator Perekonomian (Sesmenko) Susiwijono Moegiarso dalam diskusi online Pactoc Connect, Rabu (3/6/2020) dikutip dari (Finance.detik.com)

"Kemudian kita lihat kondisi ada sekian juta yang sudah di PHK dirumahkan, pendapatan turun, daya beli turun, tabungan mulai habis dan kemudian konsumsi kita juga harus menyesuaikan mulai turun. Jangan sampai nanti menimbulkan permasalahan sosial," sambungnya.

Lalu, akibat selanjutnya, dikhawatirkan banyak masyarakat kelas menengah yang mendekati garis kemiskinan malah jatuh ke garis kemiskinan tersebut. Diprediksi angka kemiskinan bisa bertambah hingga menjadi 4,86 juta. Dikutip dari ( Finance.detik.com)

Adapun dampak new normal terhadap perekonomian indonesia. Pertama ,sektor pariwisata karena indonesia ini kaya akan wisata yang banyak dikunjungi oleh setiap orang baik dalam negeri bahkan dari luar negeri.

Bidang pariwisata ini menjadi salah satu sumber perekonomian yang menguntungkan bagi ekonomi negara.

Namun di tengah pandemi ini terpaksa tempat tempat wisata yang ada harus ditutup karena harus mematuhi protokol kesehatan yang mana tidak boleh orang orang untuk berkumpul ditempat yang umum.

Kedua ,sektor perdagangan dan jasa  karena sektor ini bisa juga membuat masyarakat seluruhnya untuk bergerak sehingga menghasilkan ekonomi yang stabil, khususnya pada  masyarakat kecil yang mempunyai dampak yang signifikan terhadap perekonmian nya.

Yang ketiga,  sektor transportasi karena transportasi ini menjadi kebutuhan yang utama bagi para pekerja bahkan para turis yang berkunjung ke tempat wisata diindonesia.

Semangat untuk kita semuanya walaupun diterapkannya new normal kita harus ingat selalu untuk  mematuhi protokol kesehatan ya.
(*)

*) Penulis adalah mahasiwa UIN STS Jambi. Artikel ini adalah tulisan untuk memenuhi tugas KKN daring.