Hukum

Caleg PPP Akui Dapat Bantuan dari Pegawai Kemenag

Jun 12, 2019 12:41
Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menghadirkan enam orang saksi termasuk Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama Nur Kholis dalam sidang untuk terdakwa Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Haris Hasanudin dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik Muh Muafaq Wirahadi di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (12/6/2019). (ist).
Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menghadirkan enam orang saksi termasuk Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama Nur Kholis dalam sidang untuk terdakwa Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Haris Hasanudin dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik Muh Muafaq Wirahadi di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (12/6/2019). (ist).

IMCNews.ID, Jakarta - Calon anggota DPRD Kabupaten Gresik dari PPP Abdul Wahab mengaku menerima bantuan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik Muh Muafaq Wirahadi sebesar Rp41,4 juta untuk kampanye.

"Saya terima bantuan Rp41,4 juta, diberikan berapa kali saya lupa," kata Wahab di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (12/6/2019).

Wahab menjadi saksi untuk dua terdakwa, yaitu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Haris Hasanudin yang didakwa menyuap Ketua Umum PP non-aktif yang juga anggota DPR RI 2014-2019 Romahurmizy alias Rommy dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin senilai Rp325 juta dan Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Gresik Muh Muafaq Wirahadi yang didakwa menyuap Rommy Rp91,4 juta.

Dalam dakwaan uang Rp41,4 juta itu diberikan bertahap sebanyak 16 kali. "Pak Rommy pernah menyampakan Abduh (Abdul Wahab) kudu dadi, pesanin ke Pak Muafaq?" tanya Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK Wawan Yunarwanto.

"Itu pesan mas Rommy ke adik saya, saya tidak tahu maksudnya tapi Abduh itu berharap saya agar menang pencalegan," jawab Wahab.

Abdul Wahab dan Abdul Rochim adalah adik sepupu Rommy. "Saya menyampaikan mas Rommy sudah terima bantuan dari Pak Muafaq dengan harapan mendapat tambahan dari Rommy," ungkap Wahab.

Saat maju sebagai caleg, Wahab juga sempat bertemu dengan Rommy pada Desember 2018 dan sempat menyampaikan pesan adiknya, Abdul Rochim, dari Muafaq terkait jabatan eselon III di Kemenag.

"Respon mas Rommy awalnya lupa 'Muafaq siapa ya', lalu saya jawab 'saya tidak tahu mas yang tahu adik saya', lalu direspon lagi 'oh ya sudah gampang'," cerita Wahab.

Rommy pun beberapa waktu kemudian menyampaikan "Muafaq beres". "Saya tidak tahu maksudnya tapi asumsi saya salam dari adik saya dilaksanakan. Saya juga kurang tahu, saya sampaikan ke adik saya dan Pak Muafaq tapi belakangan memang Pak Muafaq dilantik," ungkap Wahab.

Dalam BAP 10 Wahab mengatakan, "Saya yakin Muafaq bantu saya karena Muafaq menjabat Kepala Kantor Kementerian Agama di Gresik jadi Muafaq sosok berpengaruh di kota Gresik dan bantuan Muafaq sudah sepengetahuan Rommy".

Wahab dan Muafaq pun sempat bertemu dengan Rommy pada 12 Maret 2019 di hotel Bumi Surabaya. Saat itu Muafaq membawa uang Rp50 juta dalam tas kertas.

"Pak Muafaq bawa map sama tas kertas. Isi tasnya saya tidak tahu, tahunya setelah OTT ada uang. Saat itu Pak Muafaq menyampaikan 'alhamdulilah Gus (Rommy), mas Wahab mobilisasi terus'," kata Wahab menirukan pernyatan Muafaq. (IMC02/ant)