Berita Jambi

Bupati Muaro Jambi Mangkir Dari Pemeriksaan KPK Kemarin

Mar 21, 2019
Masnah Busro. (dok/IMCNews.ID)
Masnah Busro. (dok/IMCNews.ID)

IMCNews.ID, Jambi - Bupati Muarojambi, Masnah Busro mangkir dari pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Mapolda Jambi, Rabu (20/3/2019) kemarin.

Mantan anggota DPRD Provinsi Jambi itu rencananya akan menjalani pemeriksaan terkait kasus suap pengesahan RAPBD Jambi 2017-2018 yang dilakukan tim penyidik KPK di Mapolda Jambi.

Menurut jadwal, ada 14 anggota DPRD Provinsi Jambi yang dipanggil guna menjalani pemeriksaan kasus dugaan suap pengesahan RAPBD Jambi 2017 dan 2018 itu, termasuk di antaranya ada nama Masnah Busro. 

Namun pantauan di lokasi, hanya Masnah Busro yang tidak hadir di ruangan pemeriksaan. Dari luar ruangan pemeriksaan di Mapolda Jambi, pada hari kedua sejak pukul 08.30 WIB hingga petang, tidak terlihat tampak Masnah Busro hadir pada pemeriksaan tersebut.

Namun sejumlah saksi lainnya memenuhi panggilan dan pemeriksaan oleh penyidik KPK yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari.

Sementara itu Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, bahwa kemarib ada 14 saksi yang dipanggil untuk diperiksa di Mapolda Jambi itu yakni masing-masing dari anggota DPRD Jambi Fahrozi, Muntalia, Sainudin, Eka Marlina, Hasyim Ayub, Salim Ismail, dan Agus Rahma. Selanjutnya, Wiwid Iswara, Syofian, Arahmad Eka P, Suprianto, Masnah Busro, Jamaludin, dan Edmon. 

"Jika ada saksi-saksi yang pernah menerima uang sebelumnya terkait perkara ini, maka akan lebih baik jika uang tersebut dikembalikan pada KPK sebagai bagian dari bentuk sikap kooperatif terhadap proses hukum," tutur Febri.

Sebelumnya KPK telah menetapkan 13 tersangka dalam kasus suap tersebut pada 28 Desember 2018. 13 tersangka tersebut, tiga dari unsur pimpinan DPRD Provinsi Jambi yakni Ketua DPRD Cornelis Buston (CB), Wakil Ketua DPRD AR Syahbandar (ARS), dan Wakil Ketua DPRD Chumaidi Zaidi (CZ). Selanjutnya, lima pimpinan fraksi antara lain Sufardi Nurzain (SNZ) dari Fraksi Golkar, Cekman (C) dari Fraksi Restorasi Nurani, Tadjudin Hasan (TH) dari Fraksi PKB, Parlagutan Nasution dari Fraksi PPP, dan Muhammadiyah (M) dari Fraksi Gerindra.

Kemudian satu pimpinan komisi, yaitu Zainal Abidin (ZA) selaku Ketua Komisi III. Tiga anggota DPRD Provinsi Jambi masing-masing Elhelwi (E), Gusrizal (G), dan Effendi Hatta (EH). Terakhir dari unsur swasta adalah Jeo Fandy Yoesman (JFY). (IMC01)