Hukum

Berencana Pesta Sabu, Pasutri Ini Kini Mendekam di Penjara

Jul 11, 2019 07:08
Pasutri yang kini duduk di kursi pesakitan karena kompak menggunakan narkotika jenis sabu di rumahnya. (ist)
Pasutri yang kini duduk di kursi pesakitan karena kompak menggunakan narkotika jenis sabu di rumahnya. (ist)

IMCNews.ID, Jambi - Pasangan suami istri (pasutri), Tuti Kurnia dan suaminya Adiar Saputra, warga Kelurahan Simpang IV Sipin, Kota Jambi, kini mendekam di balik jeruji penjara.

Keduanya didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Jambi karena terbukti terlibat dalam penyalahgunaan narkotika golongan I bukan tanaman. 

Yayi Dita, jaksa yang menangani perkara pasutri tersebut menerangkan, keduanya dinyatakam terbukti melakukan percobaan atau permufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman.

Di persidangan, terungkap untuk mendapatkan barang haram tersebut, para terdakwa membelinya di Pulau Pandan, Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi.

Terdakwa membeli sebanyak 1 paket sabu seharga Rp700 ribu untuk digunakan berdua di kediamannya. 

"Saya menghisap 10 hisapan, kemudian bongnya diberikan kepada istri saya, lalu yang menggunakan sebanyak 5 hisapan," kata terdakwa.

Aksinya terhenti setelah ditangkap anggota Sat Resnarkoba Polresta Jambi, yang datang ke rumahnya, bersama sejumlah barang bukti.

Perbuatan terdakwa diatur dan diancam pidana sebagaimana ditentukan dalam Pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika Junto, Pasal 132 Ayat (1)A,  Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. (IMC01)