Bawaslu Proses Dugaan Rahmat Derita Kampanye di Sekolah

Bawaslu Proses Dugaan Rahmat Derita Kampanye di Sekolah
Ketua Bawaslu Provinsi Jambi, Asnawi. (dok/IMCNews.ID)

IMCNews.ID, Jambi – Foto-foto salah seorang calon legislatif dari PPP, Rahmat Derita beberapa waktu lalu sempat heboh di media sosial.

Dalam foto tampak Rahmat Derita tengah membagikan kalender di salah satu sekolah. Salah satu tokoh pemuda Sungai Bahar Naz dalam postingan Facebook-nya bahkan dengan keras meminta Bawaslu untuk segera menindaklanjuti hal tersebut karena dianggap melanggar. 

“Rahmat Derita Harahap telah melakukan kampanye dengan melibatkan guru dan ASN di sekolah Hamoaran Rawang Sungai Penuh Kerinci,” bunyi postingan Naz. 

Terpisah, Ketua Bawaslu Provinsi Jambi, Asnawi mengatakan, pihaknya telah memproses temuan itu.

Bahkan Aswani mengatakan proses temuan tahap awal pihakya sudah dilakukan dan sudah masuk dalam Sentra Gakkumdu.

“Tahap pertama sudah dibahas dalam Sentra Gakkumdu dan masih dalam proses penyelidikan,” ujar Aswani. 

Lebih jauh dikatakan Asnawi, pihaknya juga telah mengagendakan pemanggilan kepada para pihak terkait sesegera mungkin.

“Belum ada yang kita panggil memang, tapi sudah kita agendakan semua. Nanti semua kita klarifikasi, kita panggil semua baik dari yang bersangkutan hingga ke pihak-pihak sekolah juga kita agendakan panggil semua,” katanya. 

Sementara itu, pengamat politik Jambi Farisi mengatakan, bahwa semuanya sudah diatur oleh regulasi. Terkait dengan kampanye, siapa yang boleh kampanye, hingga ke metode kampanye juga sudah diatur secara jelas.

Kemudian, posisi ASN juga sudah jelas aturannya, bahwa ASN itu tidak boleh terlibat dalam politik praktis apapun itu tidak boleh.

“Bawaslu itu ada temuan dan laporan, ya kalau tidak ada laporan tapi ada temuan harusnya segera direspon dengan cepat. Jangan dibiarkan banyak dulu, sekali ada pokonya langsung diingatkan. kalau ada masuk laporan atau temuan Bawaslu sikat saja. Yang penting adalah panggil dulu, kasih shock terapi jangan dibiarkan nanti yang lain ikut-ikutan, jangan takut,” tandasnya. (IMC01)