Bakal Back Up KPU dan Bawaslu di MK, Begini Kata Haris

Bakal Back Up KPU dan Bawaslu di MK, Begini Kata Haris
Al Haris usai paripurna HUT Provinsi Jambi belum lama ini. (ist)

IMCNews.ID, Jambi - Pasangan nomor urut tiga di Pilgub Jambi, Al Haris-Abdullah Sani bakal menjadi pihak terkait dalam gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK). Gugatan PHPU itu dilayangkan pasangan calon nomor urut satu, Cek Endra-Ratu Munawaroh. 

Yang digugat adalah KPU. Selain itu juga Bawaslu. Namun, Al Haris-Abdullah Sani menjadi pihak terkait. Sebab, pasangan ini peraih suara terbanyak berdasarkan pleno yang sudah dilakukan KPU Provinsi Jambi beberapa waktu lalu. 

Sidang permulaan akan digelar, 25 Januari mendatang. Al Haris saat ditanya wartawan di ruang Pola Kantor Bupati Merangin, Senin (11/1/2021) kemarin mengatakan, pihaknya telah menyiapkan data. 

"Kami sudah menyiapkan dengan lengkap pihak pihak yang akan membantu kami untuk memperkuatkan jawaban KPU dan Bawaslu nantinya (dalam sidang)," katanya. 

BACA JUGA : Sebagai Pihak Terkait, Haris-Sani Siap 13 Pengacara Termasuk Hamdan Zoelva

Menurut Haris, dalam sengketa Pilgub Jambi, pihak yang digugat adalah KPU dan Bawaslu. Sebagai peraih suara terbanyak, Haris-Sani hanya sebagai pihak terkait. 

Tugas pihak yang terkait, menurut dia, adalah bagaimana menguatkan dan memback up KPU dan Bawaslu.

"Artinya data di lapangan akan digunakan untuk lebih menguatkan KPU dan Bawaslu. Nanti akan kita munculkan saat di MK. Sehingga apa yang disampaikan KPU-Bawaslu nantinya mendapat dukungan data dari kita," jelasnya.

BACA JUGA : Pilkades Serentak di Batanghari Bakal Tertunda

Selain akan mendaftar sebagai pihak terkait, lanjut Haris, pihaknya sudah menyiapkan tim hukum yang akan maju di MK. Diantaranya Hamdan Zoelva mantan Ketua MK.

Seperti diketahui, dari hasil pleno rekapitulasi suara yang dilakukan KPU Provinsi Jambi, 19 Desember lalu, pasangan Haris-Sani meraih suara terbanyak di Pilgub Jambi 2020.

Pasangan nomor urut 3 ini unggul dengan perolehan 596.621 suara. Kemudian, disusul Cek Endra-Ratu Munawaroh 585.203 suara dan Fachrori Umar-Syafril Nursal 385.388 suara. 

Dengan perolehan suara tersebut, pasangan Haris-Sani menang dengan selisih 11.418 suara dari CE-Ratu. Dengan jumlah suara sah berjumlah 1.567.212 suara, suara tidak sah sebanyak 89.153 suara dengan total keseluruhan berjumlah 1.656.365 suara. 

Namun, hasil pleno KPU tersebut tidak diterima pasangan CE-Ratu. Alasannya banyak terjadi pelanggaran dalam pelaksanaan Pilgub. Pasangan nomor urut 1 ini resmi mendaftar gugatan hasil Pilgub Jambi ke MK pada 23 Desember lalu. 

Selaku pihak tergugat adalah pihak penyelenggara Pilkada, yaitu KPU dan Bawaslu Provinsi Jambi. CE-Ratu akan didampingi pengacara ternama Yusril Ihza Mahendra saat persidangan di MK nanti. (IMC01)