Anggota DPRD Kota Jambi Ngantor di Ratu Residence

Anggota DPRD Kota Jambi Ngantor di Ratu Residence
Suasana gedung DPRD Kota Jambi. Kini gedung tersebut tengah direnovasi dengan anggaran Rp 10 Miliar. Sementara anggota Dewan ngantor di hotel Ratu Residence dengan anggaran sekitar Rp 1,2 Miliar. (ist)

IMCNews.ID, Jambi - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jambi sudah pindah kantor untuk sementara mulai Senin (5/4/2021) lalu. Mereka berkantor di hotel Ratu Residence di kawasan Thehok karena renovasi gedung DPRD Kota Jambi yang tengah dilakukan. 

Ketua DPRD Kota Jambi, Putra Absor Hasibuan mengatakan, proses pindahnya mereka ke hotel agak terlambat lantaran proses administrasi yang harus diselaikan dahulu oleh Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kota Jambi.
 
“Harus melalui ULP dulu. Itu yang agak lambat. Sekarang ULP nya sudah selesai, kita ngantor di Hotel Ratu Residence,” katanya. 

Meski berkantor di hotel, Absor mengatakan, untuk rapat paripurna yang sudah teragenda dalam waktu dekat ini masih akan dilangsungkan di gedung paripurna DPRD Kota Jambi.

Sementara Sekwan DPRD Kota Jambi, Nella Ervina mengatakan, jika masih ada aktivitas di gedung DPRD Kota Jambi, maka pekerja rehab gedung DPRD tidak bisa maksimal.

“Mereka yang berkerja dalam pembangunan ini berharap tidak ada lagi akitivitas kita disini. Untuk paripurna selanjutnya bisa kita lakukan di Hotel Ratu Residece, disana juga ada aulanya,” ujarnya.

Bukan hanya anggota DPRD saja, seluruh staf dan karyawan juga pindah bekerja sementara di hotel tersebut. 

Diberitakan sebelumnya, tiap anggota DPRD Kota Jambi bakal punya ruangan kerja masing-masing. Untuk merehab kantor perwakilan rakyat itu, dianggarkan dana yang tak kecil, yakni mencapai Rp10 miliar. 

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kota Jambi, Momon mengatakan, tak semua bagian gedung yang direhab, melainkan hanya dua bangunan di posisi sayap gedung utama saja. 

“Sayap kiri dan kanan saja yang direhab, ruang utamanya yang untuk paripurna tidak direhab,” kata Momon.

Bangunan sayap ini lah yang nantinya akan disekat untuk mejadi ruangan masing-masing anggota DPRD Kota Jambi. “Jadi nantinya tiap anggota dewan memiliki ruangan sendiri-sendiri. Tak seperti sekarang,” katanya.

Ada sebanyak 50 ruangan yang akan dibangun. Selain itu, bangunan di sayap gedung itu juga akan dibangun bertingkat. Momon menegaskan, bahwa rehab kantor DPRD Kota Jambi itu akan selesai dalam satu kali anggaran saja. 

Sementara itu, Sekretaris Dewan DPRD Kota Jambi, Nella Ervia sebelumnya menjelaskan, hasil pembahasan anggota Dewan dengan tim TAPD, sepakat mengalokasikan anggaran rehab kantor DPRD Kota Jambi tersebut pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Jambi senilai Rp 10 miliar (dana SiLPA).

Bahkan diketahui juga, Sekretariat DPRD Kota Jambi juga mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp1,2 miliar yang bersumber dari SiLPA untuk keperluan sewa gedung kantor DPRD Kota Jambi selama gedung lama direhab. 

Dalam kesempatan itu, Nella menyampaikan juga bahwa Pemkot Jambi mendapatkan alokasi anggaran pusat sebesar Rp30.330.436.000 dengan rincian, DAK Fisik terjadi Penambahan sebesar Rp. 3.110.436.000 dan Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp.17.220.010.000. (IMC01)